5 Gaya Hidup Sederhana Presiden Jokowi, Yang Wajib Anda Tiru!

5 Gaya Hidup Sederhana Presiden Jokowi, Yang Wajib Anda Tiru!

Presiden Joko Widodo memang dikenal sebagai sosok yang sederhana. Sebelum menjadi Presiden Republik Indonesia ke-7 dan Walikota Solo, Jokowi adalah seorang pengusaha furnitur.

Saat bepergian, ayah tiga anak ini identik dengan baju batik dan celana kain hitam. Jokowi juga memilih gaya hidup sederhana bahkan setelah menjadi presiden. Bagus untuk diikuti, ini adalah deretan menyelamatkan hidup dari Pak Jokowi. Inilah ulasannya:

5 Gaya Hidup Sederhana Presiden Jokowi, Yang Wajib Anda Tiru!

5 Gaya Hidup Sederhana Presiden Jokowi, Yang Wajib Anda Tiru!

1. Kenakan jas hanya dengan satu juta

Bukan jas buatan desainer Indonesia terkenal yang digunakan Jokowi saat pelantikan presiden 2014. Jokowi menyerahkan pembuatan jasnya ke Penjahit Feng Sin, beralamat di Gunung Sahari Jakarta. Kios Penjahit Feng Sin telah berdiri sejak 1939. Pemiliknya adalah Rusman (60), yang sejak Jokowi terpilih menjadi gubernur DKI, ia telah menjahit batik dan kemeja Jokowi.

Jokowi tahu Penjahit Sin Sin atas rekomendasi Ahok. Rupanya ayah Rusman adalah penjahit langganan ayah Ahok. Menurut Rusman, pakaian menjahit selalu tepat pada Jokowi karena mereka tidak pernah diminta untuk memperbaikinya lagi. Satu set pakaian dan bawahannya dihargai hanya satu juta. Jauh lebih murah daripada jas bermerek atau desainer dengan harga mencapai puluhan juta.

2. Tahun baru di rumah

Presiden Joko Widodo mengatakan di Twitter bahwa ia hanya merayakan tahun baru di rumah. Rumah yang dimaksud memang Istana Kepresidenan Jawa Barat Bogor. Yang mencolok adalah penampilan presiden sambil menikmati tahun baru karena mengenakan sarung kotak-kotak.

3. Beli sepatu diskon

Semua orang suka diskon, termasuk Presiden Indonesia Joko Widodo. Saat mengunjungi Manado Oktober lalu, Presiden Jokowi membuat keributan dengan penduduk yang berada di Manado Town Square. Di salah satu mal terbesar di kota, ia meluangkan waktu untuk membeli sepatu buatan dalam negeri dengan diskon 50 persen menjadi Rp. 350.000.

4. Makan dari pedagang kaki lima

Secara alami, semua jenis makanan disajikan di meja perjamuan Istana Bogor selama rapat kabinet. Tapi Jokowi lebih suka menyajikan makanan marjinal untuk para menteri. Dua gerobak nasi goreng yang biasanya berdiri di depan Rumah Sakit Salak dibawa ke istana untuk menghibur presiden, menteri, kru media, dan staf presiden. Selain nasi goreng, ada juga sekoteng, tauge, sate, dan bakso.

Jokowi dan anak-anaknya tampaknya telah berlangganan nasi dan mie yang dibuat oleh pedagang kaki lima di depan Rumah Sakit Salak. Menurut sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, Jokowi ingin membawa orang lebih dekat ke Istana. Ini adalah pesan kesederhanaan yang ingin disampaikan Jokowi.

5. Naik Pesawat Terbang Menggunakan kelas ekonomi

Harga tiket kelas bisnis di pesawat komersial bisa mencapai tiga kali lipat harga tiket kelas ekonomi. Pada beberapa kesempatan Jokowi terlihat memilih untuk menggunakan kelas ekonomi daripada menggunakan kelas pertama.

Ia dan istrinya, Iriana, naik pesawat kelas ekonomi Garuda Indonesia untuk terbang ke Singapura untuk menghadiri wisuda putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Bahkan, sebagai presiden, ia mampu membeli tiket bisnis.

Biaya itu berasal dari kantong presiden sendiri karena ia beralasan terbang untuk urusan keluarga. Kebiasaan naik pesawat kelas ekonomi telah dilakukan oleh Jokowi saat masih menjadi walikota Solo. Kebiasaan ini telah banyak dilaporkan oleh media internasional Singapura dan Malaysia.

Leave a Reply